Apa Itu Fpb Dan Kpk

Jakarta

KPK dan FPB merupakan salah satu bab yang dipelajari intern ilmu hitung. Kelipatan persekutuan terkecil (KPK) adalah nilai terkecil yang sama dihasilkan maka itu dua alias lebih kelipatan bilangan. Sedangkan Faktor Persekutuan terbesar (FPB) merupakan nilai terbesar nan dihasilkan maka itu 2 atau lebih faktor garis hidup.

KPK dan FPB boleh dicari dengan menggunakan pohon faktor atau faktorisasi. Bagaimana cara penggunaannya? Simak penjelasan berikut yang dikutip semenjak buku Ikhtisar Pelajaran Matematika Kelas 4, 5 & 6 SD karya Sidang pengarang Persekutuan dagang Pustaka:

Mencari KPK dan FPB dengan Faktorisasi

– KPK bisa dicari dengan cara mengalikan semua faktor prima kedua bilangan atau makin. Dengan gubahan jika terserah faktor prima yang seimbang dapat dipih salah satu faktor prima nan jumlahnya kian banyak (pangkatnya lebih ki akbar)


– FPB dapat ditemukan dengan mengalikan faktor prima yang dimiliki oleh kedua bilangan atau makin, dengan coretan jika ada faktor prima yang sama, dipilih riuk satu faktor prima nan jumlahnya makin rendah (pangkatnya lebih kecil)

Agar lebih mudah memaklumi KPK dan FPB, perhatikan eksemplar soal berikut ini

1. Berapa KPK dan FPB mulai sejak 125 dan 250

Pohon faktorPohon faktor Foto: Screenshoot buku Rangkuman Cak bimbingan Matematika Kelas 4, 5 & 6 SD

Perampungan:

125 = 5 x 5 x 5 = 53

250 = 2 x 5 x 5 x 5 = 2 x 53

KPK = 53 X 2 = 250

FPB = 53 = 125

2. Berapa KPK dan FPB dari 105 dan 135?

Pohon faktorPohon faktor Foto: Rangkuman kancing Pelajaran Matematika Kelas 4, 5 & 6 SD

Penyelesaian:

105 = 3 x 5 x 7

135 = 3 x 3 x 3 x 5 = 33 x 5

KPK = 33 x 5 X 7 = 945

FPB = 3 X 5 = 15

Menunggangi Bilangan Prima

Dalam mencari KPK dan FPB dapat memperalat bilangan prima. Bilangan prima ialah bilangan yang bertambah raksasa pecah 1 dan tidak memiliki faktor kecuali dirinya seorang. Contoh qada dan qadar prima adalah 3,5,7, 11, 13, 17, 19, 23, dan lebih lanjut.

Contohnya:

Menentukan FPB

Tentukan FPB dari 35 dan 42

35 = 5 x 7

42 = 2 x 3 x 7

Habis identifikasi faktor prima dari kedua bilangan di atas. Diskriminatif kodrat yang punya faktorisasi yang sama, adalah angka 7.

Nilai FPB adalah nilai bilangan yang selevel dan memiliki tangga yang bertambah kecil. Maka, nilai FPB semenjak 35 dan 42 yakni 7.

Menentukan KPK

Internal mengejar KPK sekali lagi memperalat faktorisasi prima yaitu mengalikan semua garis hidup faktor dan jika cak semau yang sama ambilah nilai yang paling terbesar, seandainya keduanya sebabat maka ambil salah satunya.

Misalnya tentukan KPK dari 30 dan 48

30 = 2 x 3 x5

48 = 2 x 2 x 2 x 2 x 3 = 24 x 3

KPK dari 30 dan 48 ialah 24 x 3 x 5 = 240

-24 diambil karena dari saban ketentuan terserah faktor prima 2 dengan hierarki yang berbeda dan pangkat terbesar di antara keduanya adalah tahapan 4.

-3 yaitu faktor prima nan sama mulai sejak kedua bilangan, diambil salah satu cuma.

-5 merupakan faktor prima nan tetapi dimiliki 30, jadi sinkron dikalikan.

Demikianlah penjelasan KPK dan FPB menggunakan tumbuhan faktor. Semoga dapat dipahami detikers ya!

Simak Video “Nadiem Makarim Rombak SBMPTN: Tidak Terserah Lagi Testimoni Mata Pelajaran

[Gambas:Video 20detik]
(atj/lus)

Source: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5889101/ini-cara-mudah-menghitung-kpk-dan-fpb-dengan-pohon-faktor

Posted by: gamadelic.com