Analisis Tanaman Buah Semusim Timun Suri

bibitunggul.co.id – Timun suri merupakan pokok kayu semusim penghasil buah bersumber suku labu-labuan (Cucurbitaceae). Biji kemaluan timun suri biasanya habis kayun detik Ramadan. Karena itu, budidaya buah ini n kepunyaan peluang yang sepan bagus.Meskipun demikian, timun suri bukanlah pohon musiman karena dapat ditanam kapan saja. Timun suri mengandung kalium yang cukup tinggi sehingga sangat signifikan bagi menjaga kesegaran tubuh.

Langkah-persiapan yang perlu Anda lakukan internal budidaya timun suri sebagai berikut.

  1. Ancang Lahan

Lahan nan akan digunakan bikin memakamkan timun suri dibersihkan terlebih dahulu semenjak gulma maupun tanaman lainnya. Selanjutnya, gemburkan lahan dengan mandu dibajak atau dicangkul. Kemudian, buatlah bedengan dengan matra lebar selingkung 80—90 cm. Dalam setiap bedengan dibuat 2 baris, adalah kanan dan kiri serta bagian tengahnya dibuat sungai buatan dengan lebar sekeliling 40—50 cm.Jika pH lahan di bawah 5,5, lakukan pengapuran dengan dolomit. Bagi pula pemupukan dasar plong bedengan dengan menggunakan pupuk organik ataupun non-organik.

Pupuk organik yang dapat digunakan bisa positif pupuk bunga tanah ataupun pupuk kandang. Darurat, pupuk anorganik yang bisa digunakan, yaitu serat TSP/SP-36, KCl, dan Urea/ZA dengan proporsi 2 : 1 : 1. Pemupukan dasar kebanyakan dilakukan 10—15 periode sebelum tanam.

  1. Ancang Bibit Timun Suri

Semen timun suri bisa diperoleh dengan pendirian membentuk benih seorang dari tanaman sebelumnya. Timun suri yang akan dijadikan esensi dipilih yang mutakadim tua bangka dan sehat lalu diambil bijinya. Anda juga dapat membeli angka sperma di toko pertanian juka enggak ingin repot.Setelah biji benih didapatkan, penyortiran biji semen dengan cara merendamnya dalam air. Jika ada sperma nan mengapung, keluarkan cuma karena itu bermakna kurang baik. Setelah itu, benih timun suri bisa ditanam langsung ataupun disemai terlebih dahulu. Kendaraan semaian yang digunakan, yaitu fusi tanah dengan pupuk kandang ataupun serabut kompos dengan perbandingan 2 : 1.

  1. Penghutanan Timun Suri

Jika bibit timun suri mutakadim berumur sekitar 10 masa sehabis semai, maka dapat dilakukan penanaman. Jarak tanam yang digunakan, yaitu sekitar 70—80 cm. N domestik setiap gua tanam yang dibuat dengan kedalaman sekeliling 2 cm ditanami 2 benih bibit, silam onggok kembali dengan tanah dan siram hendaknya lahan setia lempem.

  1. Perawatan Tanaman Timun Suri

Pemeliharaan tanaman timun suri sangat bermanfaat cak bagi dilakukan agar boleh berbuah secara maksimal. Lakukan penyiraman plong tanaman timun suri seperlunya belaka karena pohon timun suri resistan lega kekeringan dan kurat panas.Kemudian lakukan pengontrolan tanaman, jika ada tanaman nan mati atau merecup enggak normal cak bagi penyulaman dan ganti dengan tanaman yang hijau. Penyulaman ini dilakukan hingga tanaman berumur 10 hari setelah tanam. Lakukan pula penyiangan plong gulma atau tumbuhan pengganggu lainnya yang bertunas di sekeliling tanaman.

Fertilisasi pada tanaman timun suri dilakukan sebanyak 5 kali selama musim tanam, adalah kapan tanaman berumur 10 hari setelah tanam, 17 hari setelah tanam, 24 perian pasca- tanam, 31 hari setelah tanam, dan 40 perian setelah tanam. Serabut yang digunakan, yaitu pupuk NPK. Pemberian pupuk susulan ini dilakukan dengan cara ditabur atau dikocor.

Source: https://bibitunggul.co.id/tips-budidaya-timun-suri-agar-rajin-berbuah/