Agroteknologiubb Hama Pada Tanaman Buah Naga Dan Cara Pengendaliannya

Sumber Bentuk : Caca Sugiarto IPB alias Lainnya

Pengendalian Wereng Pokok kayu Biji pelir Dragon Merupakan salah satu mulai sejak Harapan Pemeliharaan pohon dimana hal tersebut bagaimana cara mencagar tanaman bermula serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan ( OPT) dan juag diharapkan untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas tumbuhan. Pengetahuan mengenai preventif jenis hama  nan cangap mengupas pokok kayu Biji zakar Ular besar yakni strategi bagi mengoptimalkan produksi pohon bauah ular besar nan bermutu baik. Pengendalian wereng tumbuhan tumbuhan buah naga sangatlah prioritas, ini disebabkan karena harapan tanaman tumbuh prima sehingga diharapan dagangan dapat maksimal. Mengantisipasi hal tersebut maka upaya upaya salah satunya internal perlindungan tanaman dilakukan berdasarkan prinsip Pengendalian Hama terpadu (PHT).

Tidakan pengendalian preventif nan dikembangkan sebagai upaya pergi terjadinya serangan OPT dengan prinsip budidaya tanaman bugar dan mengoptimalkan peran pengendalian secara alami. Tindakan responsif nan merupakan tindakan pengendalian jika populasi OPT berharta sreg tingkat diatas ambang ekonomi. Tindakan respontif nan diambil harus mengutamakan cara-prinsip yang ramah mileu, seperti mandu mekanik, menggunakan agens hayati dan penggunaan racun hama sebisa kali dihindarkan. Tindakan preventif dikembangkan dan direncanakan sebelum tanam dan internal pelaksanaannya diintegrasikan privat sistem budidaya tanaman dan tindakan ini diambil berlandaskan pengamatan dilapang. Pentingnya dalam PHT yaitu kerjakan melakukan pengendalian dan mengenal Organisme Pengganggu Tanaman yang menyerang, memahami gejala serangan OPT, memahami cara penyerantaan dan faktor-faktor urut-urutan orgsanisme pengganggu tanaman.

Harapan pengendalian OPT ini untuk memperoleh pertumbuhan tanaman yang optimal, kepastian keberhasilan panen, dur produk nan tinggi dan kerukunan lakukan dikomsumsi, serta diharapkan dapat menjaga keabadian lingkungan dan keseimbangan ekologis.

Buah naga atau dragon fruit, lagi dikenal perumpamaan memanjatkan perkara kaktus,pitaya dan pitahaya. Tumbuhan ini termasuk dalam keluarga kaktus (Cactaceae) yang berasal berpangkal distrik Meksiko, Amerika. Secara umum ada empat jenis biji pelir dragon yang dibudidayakan,yaitu : 1). Selerang biram, daging buah kalis (Hylocereus undatus); 2). Selerang merah, daging buah sirah (Hylocereus polyrhizus); 3). Jangat merah, daging biji pelir super biram (Hylocereus costaricensis); 4). Selerang        kuning,          daging buah   putih (Selenicereus megalanthus). Terbit keempat jenis tersebut, yang paling banyak dibudidayakan secara jual beli adalah yang berkulit merah, daging buah merah dan alat peraba merah, daging biji kemaluan putih. Biji kemaluan naga memiliki rasa yang gurih, manis, sedikit asam,dapat dikonsumsi sebagai buah sehat, maupun diolah, serta sebagai campuran rahim dan minuman lainnya. Secara umum, kandungan vitamin dari 100 gr buah naga yaitu : air 80-90%, fruktosa 11,50 gr, protein 0,53 gr, lemak 0,40 gr, serat 0,71 gr, calsium 134,50 mg, fosfor 8,70 mg, nutrisi C 9,40 mg. Bikin jenis yang berdaging biji kemaluan merah, mengandung beta carotene, anthocyanin yangberfungsi misal antioksidan.

Di Indonesia, Semakin tataran kesadaran awam terhadap kesegaran khususnya biji zakar  naga, semakin tataran kembali permohonan terhadap buah dragon, namun petisi pasar yang terus meningkat diiringi dengan peningkatan produksi buah naga, belum sesuai dengan tingginya permintaan mahajana. Penyebab biji kemaluan dragon bukan dapat berproduksi antara enggak kurang cahaya mentari, hadiah serabut nan tidak sesuai/salah, tidak dilakukan pemangkasan, kebanyakan air (hujan abu), pembuahan yang tidak sempurna dan serangan hama dan penyakit, dalam penanganan pelecok suatu kendala dalam memproduksi buah naga yang baik dan sehat ialah hama dan keburukan. Lebih lanjut bagai aman cara penanganan hama pada buah dragon

Hama; 1). Kutu putih;
Tungau ini ditemukan di kulit buah atau sisik, ditemukan kembali di julai yang tidak tertular cahaya matahari secara sambil. Ciri biji zakar hantu bumi yang terserang : terdapat lapisan parafin berwarna putih. Kutu  kalis menjemput semut  dan bekerja  ekuivalen

menghancurkan biji kemaluan naga anda. Semut-semut hitam  tersebut bahkan melindungi  kutu tulus  berbunga para predator; 2).
Kutu Patera;
Ditemukan di sugi biji zakar dan pelupuk bunga. Bagian yang ketularan kutu kebanyakan  masak. Surat berharga serbuan : Buah mengerut dan mengering serta menjemput wereng lain, yakni: semut; 3).
Semut;
Semut semestinya menjadi predator wereng kutu, tetapi menjadi teman menjadi inversi dan penaung bagi tuma daun dan kutu polos. Selain itu, semut juga mewujudkan sarang di biji kemaluan sehingga biji zakar akan bercelup hitam dan tidak layak jual. Mantan gigitan semut juga menyebabkan warna coklat shingga buah yang sudah digigit semut enggak menyentak untuk dijual; 4).
Belalang;
Walang yang gayutan menyerang biji kemaluan ular besar merupakan belalang Kayu. Lamun enggak separah semut dan kutu. Gigitan walang akan membuat buah naga bercelup cokelat dan menempatkan harga jual. Hama walang terik ditemui di buah dragon; 5).
Tungau;
Fauna ini suntuk kecil dan tidak nampak. Tuma nan memperhatikan buah dragon yakni jenis tetracyd dan baru tampil jika dilihat menggunakan mikroskop. Mirip dengan kutu kudus, tungau ini menghasilkan calit noda kudrati tak merata Biji pelir naga  biram nan normal memang punya garis garis ikhlas yang merata dan kebanyakan kusam, sementara itu terjangan tungau bercak putihnya sewenangwenang dan lain merata; 6).
Bekicot;
Bekicot biasanya meratah tunas taruna biji zakar hantu bumi. Ini berbahaya lebih-lebih jikalau kehidupan biji zakar naga minus dari satu tahun. Ciri kesediaan bekicot ialah kotorannya nan berada di seputar buah hantu bumi alias berdekatan di buah ular besar. Bisa juga dilihat dari eks selongsong buah naga; 7).
Kontol;
Burung mengamati buah ular besar dengan cara mematok biji kemaluan ular besar berpangkal atas, galibnya burung hanya mematk – matokkan paruhnya, tak gado biji kemaluan naga setakat suntuk. Buah nan sudah lalu dipatuk titit akan menjemput datangnya lalat biji kemaluan. Ini menyebabkan biji kemaluan dragon tersebut busuk. Serangan burung runyam terjadi, tapi jika terjadi silam menyusahkan karena mobilitas zakar yang cepat; 8).
Ayam;
Ayam jago doyan gado biji pelir ular besar yang dekat dengan tanah. Tentu sahaja buah hantu bumi sisa makanan si mandung ini tidak akan laku sira jual. Sebaiknya bungkuslah buah naga yang akrab dengan petak. Ayam jago biasanya bisa memakan buah naga sampai kemuliaan 70 cm.


Mengendalikan Bekicot
Petani galibnya akan membuang atau menginjak bekicot nan ditemukan. Biasanya pasca- hujan abu para petani menyerempet biji zakar naga bagi menemukan bekicot
Memusnahkan Semut dan Teman -Teman Kutunya
Boleh dengan pelelang anti semut. Bisa juga manual dengan membuang sarang semut yang ditemukan. Melakukan pencegahan dengan membuang anak uang kering alias buah yang mutakadim tembelang. Pembuangan bisa dengan mengubur di dalam persil, membakar, alias membuangnya jauh jauh dari kebun.
Menuntaskan Ayam
Hendaknya bukan dimakan ayam jantan, buah naga nan pendek dibungkus dengan plastik.
Mengatasi Burung
Membuat orang-orangan seperti di sawah.

Demikian naskah ini saya lakukan semoga signifikan bakal kita semua.

Ditulis oleh                 : Dalmadi BBP2TP Bogor

Sumber                     : Balitbangtang dan Berbagai mata air media elektronik (Internet) lainnya

Gambar                    : Caca Sugiarto IPB alias Lainnya

Source: http://cybex.pertanian.go.id/artikel/96064/pengendalian-hama-tanaman-buah-naga/