Agar Tanaman Pepaya Cepat Berbuah

JAKARTA, KOMPAS.com –
Keliki menjadi keseleo suatu buah populer dan banyak disukai mahajana Indonesia. Andai pohon semusim, cara menyelamatkan pepaya hendaknya cepat berbuah ternyata bukan langka.

Kepribadian pokok buah betik dapat dilakukan di dataran sedikit hingg tinggi. Namun, keagungan optimal bagi menanam tanaman biji pelir ini pada 50-700 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Selain keagungan, tumbuhan ini juga memerlukan curah hujan angin yang optimal. Curah hujan abu nan sesuai buat pertumbuhan pepaya merupakan 1000-2000 mm per tahun.

Baca juga: Mudah, Serupa ini Cara Menanam Pepaya di Intern Jambang

Di kawasan dengan waktu kering, tanaman betik bisa berubah namun perlu pendirusan nan terintegrasi. Meskipun demikian, drainase kapling harus baik bagi menghindari rusak akar akibat kubangan.

Kates lagi menghendaki petak yang berkemut-kemut dengan porositas yang baik dan pH sekitar 6-7. Setelah syarat bertunas terpenuhi, budi daya tumbuhan ini bisa segera dilakukan.

Melansir dari
Cybex Departemen Persawahan Indonesia, Sabtu (20/8/2022), berikut tata mandu memakamkan pepaya agar cepat berbuntut.

Ilustrasi menanam pepaya, pohon pepaya, tanaman pepaya yang masih muda.
SHUTTERSTOCK/NATEE PHOTO
Ilustrasi menanam betik, pokok kayu pepaya, tanaman pepaya yang masih cukup umur.

1. Melembarkan jauhar berkualitas

Awalan tadinya intern budi daya pepaya merupakan melembarkan semen berkualitas. Jauhar bisa diambil dari pohon nan acuan dan tidak terserang hama maupun penyakit.

Baca kembali: Perhatikan, Cara Memilih Esensi Pepaya California yang Bagus

2. Penyemaian mani

Sehabis mendapatkan mani berkualitas, tahapan berikutnya adalah membibit sperma tersebut. Jauhar yang disemai yaitu sperma kering.

Penyemaian terlazim dilakukan bagi mempersingkat waktu budidaya. Mengenai awalan-langkah mengipuk mani kates, seperti berikut.

Source: https://agri.kompas.com/read/2022/08/20/094111584/mudah-ini-cara-menanam-pepaya-agar-cepat-berbuah