Abu Musa Jabir Bin Hayyan

Terkulai-kulai Ibnu Hayyan, Bapak Kimia Islam Silih Takhayul Kaprikornus Sains

Selasa, 27 Apr 2022 15:30 WIB

Abu Musa Jabir Ibnu Hayyan Al-Azdi atau dikenal oleh orang Eropa sebagai Geber adalah bapak kimia Arab dan pendiri farmasi modern.
Jabir Ibnu Hayyan. CNNIndonesia/Fajrian





Jakarta, CNN Indonesia

Pada abad ke-8 terletak seorang

tokoh Orang islam


yang dijuluki sebagai

bapak kimia Arab


dan salah pendiri farmasi modern. Anda adalah Abu Musa Jabir Ibni Hayyan Al-Azdi alias dikenal makanya makhluk Eropa ibarat Geber.

Jabir Ibnu Hayyan lahir di kota Tus di provinsi Khorasan di Iran pada periode 721 Masehi. Ayahnya merupakan seorang ‘Attar’ (apoteker) bermula suku Azd Arab di Yaman, yang tinggal di kota Kufah di Irak selama rezim Bani Umayyah.

Melansir NCBI, Jabir Ibnu Hayyan menempuh pendidikan di Yaman, di radiks asuhan Harbi Al-Himyari. Dia juga menjadi murid Imam Jafar Al-Sadiq. Selama hidup, Jabir Anak lelaki Hayyan berlatih kimia (alkimia), farmasi, filsafat, ilmu falak, dan kedokteran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah pihak menyatakan bahwa Jabir Ibnu Hayyan yakni seorang notulis berkecukupan karena mendongeng 300 buku tentang filsafat, 1.300 trik tentang peralatan teknikus, dan ratusan kancing tentang alkimia.

Beberapa karya Jabir Anak lelaki Hayyan yang populer adalah Kitab al-Rahma al-Kabir; Tandingan al-Mi’a wa al-Ithna ‘Ashara; Kitab al-Sabe’en; Kutub al-Mawâzîn; dan Kitab al-Khams Mi’a. Sebagian raksasa buku-rahasia itu diterjemahkan ke intern bahasa Latin pada Abad Medio.

Buku-bukunya tentang kimia, misalnya Kitab-al-Kimya dan Kitab Al Sabe’en telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan heterogen bahasa Eropa. Terjemahan itu populer di Eropa sepanjang sejumlah abad dan sudah mempengaruhi evolusi kimia bertamadun.

Kemudian, Jabir Bani Hayyan dikaitkan dengan alas kata metodologi eksperimental ke dalam alkimia dan penemuan beberapa proses kimia nan digunakan dalam kimia maju.

Misalnya, kristalisasi, kalsinasi, sublimasi dan penguapan, sintesis asam (asam klorida, nitrat sitrat, asam asetat dan tartarat), dan distilasi menggunakan alembic (Anbaiq).

Pengejawantahan lainnya termuat penggodokan majemuk logam, peluasan baja, pencorakan kain dan penyamakan alat peraba, sampang cemping tahan air, pengusahaan mangan dioksida dalam pembuatan kaca, penangkalan karat, dan identifikasi pewarna dan gemuk. Dia sekali lagi berekspansi aqua regia untuk melarutkan emas.



Ubah Takhayul ke Ranah Sains

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN :

Source: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210427130408-199-635336/jabir-ibnu-hayyan-bapak-kimia-islam-ubah-takhayul-jadi-sains

Posted by: gamadelic.com