Abat Cacar Dlm Tanaman Buah Naga



Biji pelir naga (Hylocereus
sp.) yakni salah satu tanaman buah yang kini mulai banyak dibudidayakan di Indonesia setelah diintroduksi mula-mula boleh jadi pada awal tahun 2000-an. Pokok kayu ini ikut ke Indonesia pertama bisa jadi kerumahtanggaan rajah stek mayat nan bermula semenjak Thailand. Tanaman buah ular besar bisa diperbanyak dengan pendirian generatif dan vegetatif. Cara generatif yaitu melipatkan tanaman dari nilai. Cara ini sedikit susah dan biasanya dilakukan maka dari itu para penangkar berpengalaman. Perkalian dengan cara vegetatif menggunakan stek cabang atau bangkai. Batang atau cabang yang digunakan buat stek harus dalam situasi segar, keras, tua, sudah lalu bertelur, dan bercat hijau kelabu. Ukuran stek yang paradigma antara 20-30 cm. Cara vegetatif relatif lebih banyak dipakai karena kian mudah dan lebih cepat menghasilkan biji zakar.

Penyakit rusak batang pada buah ular besar merupakan riuk satu faktor penghambat produksi karena dapat menyebabkan tanaman menjadi tidak ki berjebah, sehingga perlu dilakukan upaya pengendalian. Sreg galibnya penyakit rusak batang menyerang pada awal penanaman buah naga. Beberapa jamur kuman penyebab penyakit busuk kunarpa kuning yaitu
Bipolaris cactivora,
Fusarium proliferatum
dan
Fusarium Solani.
Gejala serangan yang ditemukan cukup berbagai seperti mana, busuk kunarpa sreg adegan bawah/pangkal batang dengan warna kuning atau coklat, busuk lunak pada pinggir/riol jenazah dengan dandan coklat dan kuning, rusak lunak pada cabang berpunya alias ujung jenazah, busuk batang dengan bercak asfar dan hitam mirip serangan antraknose. Penyakit kemungkus batang ini diperparah dengan adanya serangan wereng tuma sisik.

Pengendalian:

  1. Melakukan monitoring secara ketat dan pengendalian dilakukan sedini mungkin dengan cara membuang episode batang yang rusak
  2. Aplikasi Bubur Bordo, dibuat dengan cara mencampurkan CuSO4, kapur dan air dengan proporsi 1:1:100
  3. Aplikasi fungisida karena busuk batang pada buah naga banyak disebabkan makanya baja, dengan kaidah dioleskan pada bagian batang.

Sumber: BALITBU TROPIKA

Source: http://babel.litbang.pertanian.go.id/index.php/sdm-2/15-info-teknologi/1024-busuk-batang-pada-buah-naga