7 Buah Dalam Setiap Tanaman Semangka

Sumber Gambar : www.google.com

Perawatan tanaman teristiadat dilakukan secara rutin, mulai semenjak selepas tanam bibit sebatas penuaian buah semangka (Citrullus lanatus). Konservasi yang wajib dilakukan sreg tanaman semangka antara lain pemangkasan dan pembentukan titel, pengairan, sanitasi lahan, fertilisasi susulan, melakukan pembenihan bikinan dan pembuahan, serta proteksi buah.

1. Pemangkasan dan Pembentukan Judul

Pemangkasan merupakan langkah membuang cabang-cabang nan tidak kaya dan membuat percabangan optimum. Kegiatan ini bertujuan untuk membakukan pertumbuhan tanaman, menjamin proses produksi berlangsung maksimal, menekan resiko serangan hama dan penyakit, serta panas tumbuhnya tunas-tunas bernas.  Pemotongan titik bertaruk dilakukan dengan menggunting sekitar 2 cm bagian pucuk dengan gunting yang dicelup larutan fungisida atau cair pemutih (clorox), seperti bayclin. Tujuannya untuk menjaga sepatutnya lain terjadi penularan penyakit pada bekas pelukaan.

2. Irigasi

Pengairan dilakukan pada waktu, prinsip, dan jumlah yang tepat kerjakan menjamin kebutuhan air bagi tanaman sehingga pertumbuhan dan proses produksi berjalan secara optimal. Hidayah air disesuaikan dengan fase kronologi pohon dan guyur hujan. Pada musim kering, pengairan dilakukan 2 hari sekali sampai menjelang berbunga (umur 3 pekan). Setelah tumbuhan berbunga seharusnya tanaman lain diberi air, agar pembentukan bunga enggak terganggu, dan biji pelir tidak mudah bermula. Kapan biji zakar sebesar telur ayam irigasi perlu dilakukan agar kelembaban lahan stabil dan ukuran biji pelir bisa maksimal. Selepas 10 hari menjelang panen tali air dihentikan bakal mmemperoleh ketentuan gula biji pelir lebih tinggi, serta memudahkan pemanenan.

3. Sanitasi Lahan

Kegiatan sanitasi bertujuan bikin menjamin proses produksi berlanjut secara maksimal, dengan menghindari serangan organisme pengganggu tanaman dan persaingan dengan gulma dalam mendapatkan sinar matahari dan atom hara. Pengendalian gulma dilakukan kapan gulma start merecup. Kebersihan ladang wajib dijaga sepatutnya serangan masalah dapat ditekan.

4. Pemupukan Susulan

Tanaman semangka merupakan tanaman yang berumur pendek dan pertumbuhannya sangat cepat. Maka dari itu karena itu perlu diberikan pupuk bagi memenuhi zat makanan tanaman sehingga pertumbuhan boleh optimal  dengan mutu sesuai dengan standar. Jenis pupuk yang digunakan ialah NPK dengan perbandingan (15:15:15). Pemupukan dilakukan andai berikut :

  1. Pemupukan I, dilakukan saat tanaman roh 5 HST (Hari Setelah Tanam) dengan konsentrasi 2% (2 Kg NPK dalam 100 l air), setiap rumpun tanaman diberikan 250 cc;
  2. Pemupukan II, sehabis pokok kayu berusia 2 minggu HST dengan sentralisasi 3%. Dosis 250 cc/pokok kayu.;
  3. Pemupoukan III, diberikan bilamana (25-30 HST) dengan konsentrasi 2%. Dosis baja 250cc;
  4. Pemupukan IV, diberikan pada saat 7 – 10 hari sesudah pemupukan III, dengan pemusatan 2% dan dosis 250 cc/pokok kayu.

5. Penyerbukan (buatan) dan Pembuahan

Sreg semangka minus poin, diperlukan langkah pembenihan tiruan antara bunga betina pecah tanaman triploid dengan duli sari dari pokok kayu diploid. Biji pelir mendikai yang tidak layak mendapatkan penyerbukan bentuknya abnormal sehingga tidak dapat dipasarkan. Pelaksanaan penyerbukan triploid seumpama berikut :

  1. Penyerbukan buatan mulai lega semangat 24-30 HST, tergantung varietas dan suhu lingkungan. Penyerbukan di wilayah suhu tinggi dapat berlangsung lebih cepat;
  2. Bikin mendapatkan hasil yang maksimal, 1 anak uang jantan diserbukan pada 1 anak uang betina;
  3. Penyerbukan dilakukan pada pagi perian antara martil 05.30-09.00 pron bila bunga betina sedang mekar, bila silam jam 09.00 rata-rata bunga betina telah layu;
  4. Usapkan bunga jantan mendikai penyerbuk pada anakan betina semangka minus poin;
  5. Bikin biji pelir atau anak uang lebah ratulebah yang akan diserbuki adalah bunga puas ruas 13-18.
  6. Sesudah diserbuki, beri tanda anak uang betina dengan lungsin wool alias untai rafia. Bunga nan diserbuki kerumahtanggaan wejangan 3-5 hari ditandai dengan corak yang sama, peristiwa ini cak bagi mennetukan saat penuaian. Proses penyerbukan diharapkan radu kerumahtanggaan 5 – 10 waktu

6. Pemeliharaan Buah

Seleksi buah ditujukan untuk mendapatkan biji zakar yang pertumbuhannya minimum optimum dan bentuknya sempurna. Kerjakan spesies semangka nan berdosis besar, kiranya dipilih 1 buah yang memiliki pertumbuhan paling baik. Seleksi biji zakar dilakukan momen buah sudah berukuran sebesar telur ayam jago. Diskriminatif satu diantara buah yang terbentuk pada cagak. Kriteria biji zakar yang dipilih yakni yang n kepunyaan pertumbuhan paling kecil bagus. Bila pertumbuhannya seragam, pilih berbunga cabang yang paling vigor. Bagi varietas yang memiliki bobot buah kecil (<2 Kg), pada satu tanaman dapat dibesarkan 2 – 3 buah. Biji zakar nan akan dibesarkan dipilih yang berada puas cabang nan berbeda dengan posisi ruas yang seragam pada ruas 13 -15 untuk mendapatkan biji pelir nan seragam. Pemendekan biji pelir yang tidak akan dibesarkan dilakukan ketika cuaca lain hujan abu, setelah pemukul 09.00. Hal ini bertujuan bagi menghindari infeksi kelainan.

Susi Deliana Siregar

Daftar pustaka

Budi Daya Semangka, 2010, Sobir, PhD dan Firman D. Siregar, Penebar Swadaya, Bogor

Source: http://cybex.pertanian.go.id/artikel/96095/pemeliharaan-tanaman-semangka/