5 Jenis Hama Pada Tanaman Buah

Indonesia adalah negara agraris di mana mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai peladang. Sayangnya, tidak semua pembajak menikmati hasil penuaian dengan melembak. Tak sedikit yang harus merasa puas dengan hasil penuaian yang layak-pasan. Lebih-lebih, sejumlah petani sampai mengalami gagal panen. Faktor penyebabnya pun bermacam-diversifikasi, salah satunya adalah adanya serangan hama tanaman.

Singkatnya, hama tanaman adalah hewan yang mengganggu perladangan maupun perkebunan makhluk. Hewan tersebut akan memakan tumbuhan, biji zakar, atau batang tanaman, misalnya hama lalat buah yang subversif daging buah hingga akhirnya tembelang dan gagal dipanen.

Paradigma di atas merupakan akibat yang ditimbulkan oleh hama tanaman. Maka itu sebab itu, supaya tumbuhan yang kita tanam terhindar dari serbuan hama, kita perlu mencerna lebih lanjur mengenai apa itu wereng tanaman. Makara, simak lebih-lebih dahulu artikel berikut ini!

Infografis mengenai hama tanaman
Infografis teladan hama tanaman oleh: Muhamad Iqbal/LindungiHutan

Apa nan Dimaksud dengan Wereng pada Tanaman?

Hama tanaman merupakan fauna yang berusaha mengganggu kepentingan manusia seperti misalnya meratah pokok kayu yang diusahakan secara cermat oleh manusia. Detik kita menanam rumput, lampau rumput tersebut dimakan walang maka sira disebut wereng. Padi ditanam dan diserang perforator batang, maka penggerek buntang disebut sebagai hama.

Perbedaan Hama dengan Gulma

Setiap kali kita masih mamang dalam membedakan antara hama dengan gulma. Setelah kita menggosipkan denotasi hama, maka selanjutnya ialah memahami perbedaan hama dengan gulma. Pada dasarnya hama adalah hewan yang mengganggu tanaman yang ditanam oleh manusia. Selama serangga atau dabat tersebut tidak menimbulkan fasad secara cermat bakal tuan maka ta tidak bisa dikatakan laksana hama.

Sedangkan gulma, mengutip dari Nasution (1986) internal perkebunan.pontianakkota.go.id, gulma merupakan merecup-tumbuhan nan bertunas puas tempat tidak diinginkan sehingga menimbulkan kerugian bagi kehidupan manusia. Kerugian yang ditimbulkan antara tidak pengaruh persaingan (perlombaan) mengurangi ketersediaan unsur hara pohon mendorong efek allelopathy (zat nan bersifat racun bagi tanaman).

Baca sekali lagi: Daerah Pemeliharaan Adalah: Signifikansi, Jenis, Keistimewaan, dan Transendental-Contohnya (2022)

Tipe Hama Perusak Pohon yang Terlazim Kamu Ketahui

Terserah banyak konseptual hama pokok kayu dan pastinya masing-masing mempunyai pendirian pengendalian yang juga berbeda-beda. Berikut ini 11 abstrak wereng tumbuhan yang kerap kali dijumpai, segala apa saja?

1. Wereng Batang Coklat

Hama tanaman wereng batang coklat biasanya akan menyerang tanaman padi.
Wereng batang coklat bisa menyebabkan tanaman padi terlihat cengkar seperti hangus.

Wereng tanaman yang purwa adalah wereng batang coklat (WBC). Wereng batang coklat adalah hama utama pada tanaman padi. Hama ini dapat menyebabkan tumbuhan padi terlihat kering seperti gosong. Kejadian tersebut dapat terjadi sebab, WBC mengisap cair sel pada batang pokok kayu padi.

Seperti mana namanya, hama pokok kayu antah ini memiliki warna tubuh kecoklat-coklatan dengan tingkatan antara 2-4,4 mm. Siklus hidup Wereng    Batang Coklat terbilang sumir, dipengaruhi maka itu suhu lingkungannya. Plong suhu 270
– 280
hidup WBC bisa mencapai lama 25 hari. Pertumbuhan populasi WBC dipengaruhi baik secara sinkron maupun tidak langsung makanya faktor iklim. Rata-rata, WBC akan mengaibkan tanaman padi pada musim hujan.

Adapun cara maupun taktik pengendalian Wereng Batang Coklat ini adalah sebagai berikut:

  • Melakukan reboisasi serentak plong suatu hamparan persil, perhiliran tanaman, dan sanitasi,
  • Penyaringan diversifikasi nan resistan lama terhadap hama wereng coklat,
  • Melakukan pengendalian biologi dengan membiarkan lawan alami wereng coklat kehidupan,
  • Menggunakan pupuk pestisida, tetapi perlu dilakukan pemilahan diversifikasi dan formula pestisida dengan irit sehingga tidak mencemari mileu.

2. Walang

Be;a;ang juga salah satu hama tanaman yang kerap kali meresahkan petani.
Ada banyak jenis walang salah satunya adalah Walang Patanga Kembara.

Hama pokok kayu belalang sejatinya mempunyai beraneka macam tipe. Akan tetapi, salah satu yang cukup meresahkan petani yakni jenis Belalang Patanga Kembara. Belalang ini aktif pada siang tahun, meletakkan telur berkelompok di n domestik tanah, hidup di rerumputan dan mengesir wadah yang kersang dan panas. Belalang spesies ini akan menyerang tanaman jagung, mauz, kacang tanah, dan juga antah.

Belalang Patanga Kembara n kepunyaan ciri-ciri bentuk tubuh ramping, antena pendek, ukuran bodi jantan 60-76 mm sedang betina 75-90 mm. Warna tubuh coklat, di tengah punggungnya memanjang garis berwarna krem. Lalu, sayap depan berdaki-titik, apabila dibentangkan dasar sayap belakang faktual membrane berwarna krem.

Untuk mengatasi serangan wereng pohon ini terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai halnya:

  • Melakukan penanaman pengunci persil, saat permukaan tanah setinggi sekali terpejam maka tidak cak semau lagi tempat bagi meletakkan telur.
  • Menerapkan sistem acuan tanaman sela sama dengan kedelai-kacangan guna mengantisipasi kronologi belalang,
  • Melakukan gropyokan, maksudnya menangkap belalang riuh-rendah-riuh-rendah menggunakan serok atau alat lain untuk menangkap walang,
  • Eksistensi pasangan alami seperti ceceh yang menjadi pemangsa juga ampuh mengatasi hama walang

3. Tikus

Selain kerap ditemui di got, tikus juga merupakan hama tanaman.
Tikus sawah merusak tanaman pari dari mulai petak paruh hingga akhirnya menyisakan 102 baris sekadar.

Kelihatannya kita mengenal tikus hanya sebagai hewan pengganggu di dalam rumah, nyatanya ada banyak jenis tikus dan salah satunya tercantum ke intern hama pohon. Tikus sawah merupakan salah satu spesies tikus yang keberadaannya mudarat pembajak. Ia bisa menimbulkan kerusakan besar baik itu pada perian persemaian, panen, justru di gudang penyimpanan.

Tikus sawah akan merusak pohon padi dari menginjak tengah petak, lalu meluas ke arah pinggir dan akhirnya hanya menyisakan 1-2 deret pari plong pinggiran petakan. Tidak menutup peluang, sreg terjangan yang berat penanam bisa mengalami gagal panen.

Kita bisa mengenali tikus sawah melalui bilang ciri-ciri yang ada. Ciri-ciri tersebut seperti tekstur bulu kira kasar, hidung berbentuk kerucut, raga berbentuk silindris, corak badannya coklat kelabu kehitaman, panjang badang 130-210 mm.

Darurat itu, untuk mengatasi gempuran hama tanaman ini, ia bisa menerapkan bilang prinsip berikut:

  • Bersama-sama melaksanakan gropyokan
  • Pemasangan pagar listrik
  • Pemanfaatan pemakan misalnya kalam mambang
  • Pendayagunaan rodentisida (mangsa kimia bakal mengendalikan tikus)

4. Bernga

Hama tanaman berikutnya adlah ulat.
Pelecok satu jenis ulat nan meresahkan penanam adalah ulat grayak.

Ulat merupakan riuk satu hama pohon nan juga menjadi inversi penting petani. Pelecok dua varietas ulat mago yang gegares destruktif pohon perkebunan merupakan bernga daun dan ulat mago grayak. Keduanya sering kali menyerang tanaman sawi dan kedelai. Bahkan, tingkat produksi bin yang dihasilkan petambak boleh melandai drastis akibat serbuan wereng tanaman bernga grayak.

Biasanya bernga akan memakan dedaunan serta pangkat buntang, utamanya pada malam musim. Alhasil, daun yang dimakan ulat hanya akan terbelakang rangka atau benak daunnya saja.

Tentu, hama larva pada tanaman ini mesti dibasmi hendaknya hasil produksi peladang meningkat. Berikut beberapa prinsip nan bisa diikuti bagi membasmi hama tanaman ulat:

  • Eksploitasi pupuk pestisida alami begitu juga menggunakan ekstrak daun jeruk nipis
  • Pengamatan rutin
  • Mengambil telur ulat maupun pupa ulat grayak
  • Pemakaian pupuk racun serangga (dengan kadar penggunaan yang tepat)

5. Jenangau

Hama tanaman ini cukup mudah dikenali kehadirannya karena mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Hama pokok kayu ini akan merusak dengan cara mengisap bulir buah gabah pada fase menguning susu.

Hama tanaman berikutnya yang tak kalah mudarat petani adalah walang sangit. Fauna ini bisa dikatakan sebagai keseleo satu hama utama yang menyerang komoditas pari di seluruh dunia. Hama ini akan merusak dengan mandu mengisap bulir buah padi pada fase matang payudara sehingga bulir akan kosong. Selain itu, kualitas padi juga akan menurun dengan munculnya noktah-bintik coklat akibat isapan walang sangit.

Walang sangit mempunyai bentuk merunjau dan berwarna coklat. Berdosis tinggi sekeliling 14-17 mm dan lebar 3-4 mm dengan tungkai dan antena yang tangga. Siklus hidup jenangau kurang bertambah 35-56 periode dan mampu bertelur 200-300 butir saban induk.

Beberapa cara yang bisa dilakukan bikin menuntaskan hama walang sangit ialah dengan:

  • Penggunaan perangkap bau busuk (keong) sehingga menjujut perhatian walang sangit,
  • Pemanfaatan tabun, sebab bau yang ditimbulkan tidak disukai maka itu walah sangit,
  • Penggunaan kapur barus,
  • Penggunaan pokok kayu ribu-mili.

6. Tungau

Selanjutnya, ada hama tanaman tungau yang juga menganggu petani atau pekebun.
Tungau berukuran sangat kerdil, mirip dengan laba-laba, dan usia di radiks daun.

Tuma adalah hama tanaman yang berdimensi suntuk kecil (kurang berusul 1 mm), mirip dengan laba-laba, dan roh di pangkal daun. Tungau dapat menyerap pada banyak macam tanaman antara enggak, kapas, stowberi, tomat, kedelai, kacang panjang, dan tanaman hias sebagaimana bunga ros.

Salah satu varietas tungau yang cinta ditemui yaitu tungau merah. Kebanyakan, tungau sirah betina akan menghasilkan 15-20 telur sendirisendiri hari. Mengingat besarnya kuantitas pertumbuhan tuma, maka tak heran dalam suatu masa fasad yang ditimbulkan sekali lagi lautan.

Kutu merah akan mengisap cairan berasal daun, simpang remaja, dan buah dari inangnya. Hama pohon ini kembali mengeluarkan racun sehingga mengganggu proses metabolisme tanaman. Plong daun yang terserang tungau akan timbul bercak-noda kecil kemudian daun akan menjadi asfar dahulu ringgis.

Untuk mengendalikan serangan hama pohon tungau, kamu bisa mencoba beberapa cara berikut:

  • Membasmi tumbuhan yang terkontaminasi sehingga enggak memencar lega tanaman lainnya,
  • Pengendalian secara hayati dengan menunggangi predator tuma,
  • Penyemprotan pupuk kimia (secara terukur)
  • Menerapkan sistem tanam tumpang sari.

7. Uret

Uret juga merupakan jenis hama tanaman yang merusak tanaman.
Uret akan menyerang tanaman seperti mana stroberi, jagung, kedelai, dan polong tanah.

Hama tanaman ini memiliki ukuran yang gemuk dan putih, badan tembus cahaya dengan atasan nan berwarna coklat serta punya caling yang segara. Uret akan menuding tanaman seperti stroberi, jagung, bin, dan juga bin lahan. Selain itu, uret sekali lagi mengincar tebu dan lebih lagi dapat menyebabkan tanaman menjadi boncel lagi merosot.

Uret berasal dari larva yang detik menetas ukurannya lebih lautan mulai sejak telur. Setelah sepan umur, uret akan masuk ke dalam kapling pada kedalaman 10-30 cm. Uret menghabiskan waktu di privat persil selama 4-6 rembulan.

Hama uret bisa dikendalikan dengan mengikuti beberapa prinsip di bawah ini:

  •  Memperalat mulsa plastik,
  •  Penggunaan pemangsa serat dan cacing,
  • Pemasangan jaring,
  • Penggunaan obat-obatan kimiawi.

Baca juga: 10+ Manfaat Pohon Mahoni lakukan Kesehatan, lingkungan, dan Industri

8. Laler Buah

Hama tanaman lalat buah akan merusak buah sehingga gagal dipanen.
Lalat biji kemaluan lazimnya akan merusak buah yang berkulit tipis.

Indonesia ialah negara tropis yang memiliki beragam jenis biji pelir-buahan. Kejadian ini merupakan peluang bagi biji pelir-buahan tempatan turut ke dalam pasar jagat rat. Sayangnya, kualitas buah-buahan lokal masih di bawah kualitas buah impor. Hal ini disebabkan oleh ofensif hama yang takhlik petambak dan pun pengusaha buah lantas merugi.

Hama pokok kayu tersebut merupakan laler buah. Wereng pohon ini hanya dapat bertelur di dalam buah yang mana akan merusak daging buah, sehingga buah menjadi tembelang dan luruh.

Lalat biji zakar kebanyakan menyerang plong buah yang bersisik tipis dan punya daging lunak seperti tomat. Gejala awal nan tampak pada buah rata-rata tampak calit-noda kecil berwarna hitam. Lalu, plong detik biji kemaluan dibelah akan terdapat larva-ulat mago boncel.

Adapun sejumlah cara faedah tanggulang hama tanaman lalat biji pelir antara lain:

  •  Berbuat pembungkusan buah,
  • Mengerjakan pemanenan tadinya sebelum terjangkit kelainan,
  • Pemasangan perangkap lalat buah,
  • Penggunaan predator alami seperti lawah-lawah, semut, alias tabuhan.

9. Kepik

Hama tanaman berikutnya adalah kepik yang biasanya ditemukan di daun-daun.
Kepik akan mengisap biji sebatas risikonya poin mengerut dan akhirnya luruh.

Kepik biasanya mengamati tanaman kedelai sehingga berakibat menurunnya kualitas dan jumlah produksi. Kepik termasuk ke dalam hama pengisap kacang. Padahal wereng pengisap kolong dibagi menjadi tiga jenis yaitu kepik hijau, kepik baru putih lesi, dan kepik coklat.

Cara kerja kepik dalam merusak pokok kayu dengan pendirian mengisap cair biji. Jadinya nilai tersebut mengerut dan kesudahannya gugur. Tidak hanya itu, rata-rata kredit yang menjadi sasaran kepik lagi akan berubah berkerumun dan busuk. Kualitas biji yang dihasilkan pun akan ikut menurun.

Guna menanggulangi serangan hama tanaman kepik, kamu boleh menerapkan sejumlah prinsip ini:

  • Penggunaan racun serangga secara efektif dan selektif,
  • Menggunakan bibit minyak mimba dan cuka kayu,

10.  Gakang (Anjing tanah)

Orong-orong adlaah hama tanaman yang menyerang tanaman padi.
Orong-orong akan menyerang tanaman gabah momen petak lain tergenang.

Hama tanaman ini biasanya menyerang tanaman padi pada saat tanam (mengimbit tanam) sampai hayat sekitar 30 perian sehabis tanam. Anjing tanah akan menyerang tanaman padi kapan lahan bukan tergenang. Maka dari itu, sebenarnya orong-orong enggak menyebabkan ketakberuntungan nan berarti jika tanaman pari berumur lebih dari 30 hari.

Darurat itu, bagi mengendalikan hama tanaman gakang dia bisa mengikuti bilang prinsip berikut ini:

  • Pemarasan tanah mudah-mudahan air tenggelam dengan merata,
  • Menunggangi jerat lampu busur,
  •  Menggenangi sawah 3-4 tahun dapat menciptakan menjadikan telur orong-orong terbunuh.
  • Eksploitasi racun serangga secara terukur.

11.  Pelubang Batang Padi

Hama tanaman yang terkahir yaitu penggerek batang padi.
Kebanyakan gejala yang ditimbulkan merupakan sundep dan beluk.

Hama tanaman padi ini adalah salah suatu hama yang minimal sering mengkritik tanaman gabah dengan ketekunan serangan mencecah 90%. Hama ini akan menyerang tanaman padi plong fase pertumbuhan berangkat dari fase vegetatif sampai generatif.

Umumnya, gejala yang ditimbulkan dari hama penggerek batang ada dua tipe merupakan sundep dan beluk. Sundep akan takhlik pucuk layon antah menjadi sangar dan kekuningan. Medium beluk, menyebabkan bulir pari menjadi hampa atau tidak berisi.

Prinsip-pendirian pengendalian hama pusut layon padi yaitu:

  • Melakukan pola tanam yang serta merta,
  • Melakukan teladan tanam selang-seling dengan pokok kayu bukan padi,
  • Mengumpulkan telur pelubang batang padi di persemaian,

Itulah penjelasan akan halnya wereng tanaman serta apa saja hipotetis hama pohon yang sering menyerang tanaman milik petani. Lega dasarnya, setiap hama tanaman memiliki cara penanggulangan yang farik-beda. Maka dari itu, diperlukan keterangan supaya penanganan yang dilakukan tepat dan efektif. Semoga artikel ini menaik wawasanmu ya!

Kini Saatnya Ia Ambil Peran Menghijaukan Indonesia, Yuk!

LindungiHutan adalah startup yang mempermudah individu, kelompok, bisnis dan perusahaan terlibat langsung untuk menanam pohon dan memberikan dampak maslahat bikin mileu dan masyarakat di bawah naungan Yayasan Lindungi Hutan.

Source: https://lindungihutan.com/blog/hama-tanaman-dan-cara-mengatasinya/