3 Faktor Penghambat Integrasi Nasional

Bola.com, Jakarta –
Integrasi nasional
adalah pengikatan atau pelarutan suatu bangsa sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh. Dengan berintegrasi kebangsaan berharga sejajar dengan menyatukan seluruh atom bangsa dengan kesederhanaan.

Wajib diketahui, integrasi nasional mempunyai dua pengertian asal, ialah integrasi dan nasional. Integrasi berasal dari bahasa Latin, ialah ‘integrate’ yang berarti memberi arena dalam satu keseluruhan.

  • Jangan Sebut Kroasia Aswa Hitam Pula! Baru 6 Kelihatannya Lolos Beker Manjapada, Sudah Gabungan Jadi Runner-up dan 2 Kali Peringkat Ketiga
  • Gagal Amankan Tempat Ketiga Piala Manjapada 2022, Pelatih Maroko: Mesin Kami Kemungkus!
  • Kroasia Peringkat 3 Piala Dunia 2022, Zlatko Dalic: Untuk Kami Belek Itu Medali Kencana

Darurat, menurut Kamus Besar Bangsa Indonesia (KBBI), integrasi adalah pelarutan hingga menjadi satu wahdah yang bundar dan utuh. Adapun kata kewarganegaraan berarti bangsa.

Jadi, dalam
integrasi nasional
menggambarkan proses persatuan berpokok wilayah yang punya perbedaan. Kondisi tersebut yang menjadikan Indonesia sangat membutuhkan yang namanya integrasi nasional.

Hal tersebut untuk memusatkan barang apa rancangan permukaan belakang budaya, suku, etnis, sampai latar pantat ekonomi. Sebagaimana diketahui, Indonesia yaitu negara dengan penuh keanekaragaman.

Di sisi lain, cak semau beberapa faktor pengadang integrasi nasional menjadi tantangan yang harus dikesampingkan agar tercipta persatuan dan wahdah seluruh rakyat Ibu pertiwi.

Segala belaka faktor-faktor sekatan integrasi nasional yang wajib diketahui?

Berikut ini rangkuman tentang faktor-faktor penghambat
integrasi nasional, seperti dilansir berusul laman
Zonareferensi, Sabtu (20/2/2021).

Konsep Integrasi Nasional

Sebelum meributkan faktor-faktor sekatan integrasi kebangsaan, utama bagi diketahui konsep dan syarat-syaratnya.

Konsep Integrasi Kebangsaan

Konsep integrasi nasional terbagi menjadi dua, yaitu secara vertikal dan secara melintang.

Konsep integrasi nasional secara vertikal mencakup bagaimana mempersatukan rakyat dengan pemerintah yang hubungannya terintegral secara vertikal. Konsep ini juga mencakup bagaimana menyatukan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Konsep integrasi nasional secara melintang mencangam bagaimana menyatukan rakyat Indonesia yang tingkat kemajemukannya cukup panjang. Bagaimana membangun identitas kebangsaan yang sama, meski masyarakat memiliki jati diri golongan, agama, kedaerahan, dan lain-bukan yang berbeda.

Syarat-syarat Integrasi Nasional

Di dalam intergasi kewarganegaraan terdapat beberapa syarat-syarat yang perlu untuk dilakukan hendaknya proses integrasi nasional boleh berhasil. Ada tiga syarat yang penting bakal dipahami. Berikut ini syarat-syarat nan harus dilakukan supaya integrasinya berakibat.

1. Syarat pertama yaitu anggota masyarakat nan merasa jika mereka mampu dan berhasil mengisi kebutuhan masing-masing.

2. Kemudian yang kedua, terciptanya sebuah kesepakatan bersama akan halnya norma dan nilai sosial yang dilestarikan serta dijadikan sebuah pedoman.

3. Lalu yang ketiga norma dan nilai-nilai sosial tersebut kemudian dijadikan sebuah aturan pasti dalam melakukan integrasi sosial.

Faktor-Faktor Penahan Integrasi Kewarganegaraan

1. Masyarakat Indonesia beraneka kelakuan

Faktor penghambat integrasi nasional yang purwa adalah beraneka ragamnya awam Indonesia, start neko-neko kelompok kaki, agama, ras, dan golongan lainnya.

Apalagi tercatat terserah ribuan kabilah di Indonesia, yang membentuk integrasi nasional menjadi terhambat karena mencoloknya perbedaan yang cak semau.

2. Daerah Indonesia yang Luas

Wilayah negara Indonesia yang begitu luas sekali lagi dapat menghambat integrasi nasional. Seperti diketahui, Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki lebih berbunga 17 ribu pulau dan dipisahkan lautan luas.

3. Kuatnya Paham Etnosentrisme

Etnosentrisme adalah fanatisme tungkai bangsa nan mempersepsikan kebudayaan nan dimiliki kian baik bermula kebudayaan lainnya. Hal ini membuat tiap kaki di Indonesia menganggap bahwa budayanya lebih baik terbit kaki lain.

Kondisi tersebut bisa menjadi intimidasi integrasi nasional.

Faktor-Faktor Sekatan Integrasi Nasional

4. Bukan Meratanya Pembangunan

Dengan wilayah negara Indonesia yang semacam itu luas, tantangan dalam melakukan integrasi nasional adalah adanya ketimpangan pembangunan.

Sebagai ideal, di pulau Jawa dan Indonesia episode barat cenderung lebih maju dari segi pembangunan jikalau dibandingkan wilayah Indonesia timur. Justru, karena adanya pembangunan yang tidak merata ini membuat timbulnya rasa tidak pada sreg beberapa mahajana.

Keadaan tersebut dapat menimbulkan rasa tidak pada bakal sebagian pihak.

5. Budaya Ceria Mulai Tergerus

Menginjak tergerusnya budaya zakiah Indonesia juga bisa menghambat integrasi kewarganegaraan. Lemahnya kredit-skor budaya bangsa terjadi akibat kuatnya pengaruh budaya asing yang bukan sesuai dengan kepribadian bangsa, baik melewati relasi langsung maupun lain langsung.

Sumur: Zonareferensi

Source: https://www.bola.com/ragam/read/4488013/5-faktor-penghambat-integrasi-nasional-yang-perlu-diketahui

Posted by: gamadelic.com